"Rezeki sudah dijamin oleh Allah SWT"
--- *** ---
Suatu hari di Hari Jumat, dagangan mak'e kantin kantor sampai sore menjelang masih banyak. Maklum sebulan belakangan ini kantor sedang menerapkan WFH/WFO sehingga pegawai yang masuk kantor setiap harinya tidak banyak, karena masuk bergantian. Efek PSBB/PPKM dari pandemi Covid-19 yang sedang melanda.
Karena sepi pembeli dan dagangan masih banyak, mak'e bisa berjalan-jalan ke depan ke belakang sambil mencoba menawarkan dagangan. Barangkali ada karyawan yang mau beli. Termasuk menawarkan kepada ku saat kita bertemu di lobby pas aku mau mengirim surat ke kantor pos depan kantor. Dengan baik ku tolak tawaran mak'e untuk membeli dagangannya. Dagangan mak'e memang cuma makanan sederhana, nasi, sayur, lauk, dan minuman macam teh, atau kopi gitu. Terkadang juga ada gorengan, kacang godog dan pisang godog (.rebus). Walau siang itu aku memang sedang lapar, karena belum sarapan sedari pagi, ditambah habis ngebut menyiapkan surat usul penghapusan, tapi aku sudah merencanakan untuk makan di warung depan dengan sayur asem atau sayur bening nan segar dengan lauk ikan patin dan dadar jagung. Memang warung depan kantor menunya lebih beragam, bisa menjadi alternatif tempat makan siang. Maka ku tolak lah tawaran mak'e untuk membeli dagangannya, karena aku sudah berencana makan siang di warung depan setelah dari kantor pos.
😁😁😁
Masya Allah, memang ya manusia cuma bisa berencana dan berusaha. Kadang kita yang suka lupa dan suudzon sama Allah :")
ReplyDeleteSemoga mba dan mak'e sehat dan lancar rezekinya ya mba :)
iya mbak... semua yg terjadi di dunia ini adalah atas kehendak Allah SWT...
Deleteaamiin.. smg demikian pula bagi mbak zakia..
MasyaAllah kalau memang rezeki sudah digariskan maka tidak ada yang bisa menolaknya. Konsep rezeki, maut dan Jodoh sudah diatur, Seberapa kuat kita menolak akan kembali pada yang berhak. Singkat namun menginspirasi.
ReplyDeleteMasyaallah... terima kasih...
DeleteMasya Allah. Semua memang twlah ditetapkan jalan rizkinya ya Mbak. Terkadang diri ini hanya menolak utk berfikir bahwa semua udah ada jalannya.
ReplyDeleteJadi olahraganya jalan kewarung terus balik lg ya Mbak wkwkw
iya mbak.. dari depan kantor, balik ke belakang... hehehe...
DeleteKalau baca kisah-kisah seperti ini, berasa banget bahwa rezeki sudah diatur ya mba. Allah yang menggerakkan hati kita dan mengatur segala sesuatunya
ReplyDeleteiya mbak... terkadang hati ini yang banyak khawatirnya...
Delete