Teringat saat itu, ketika istriku yang sedang asyik main handphone tiba-tiba memanggilku. "Sayonk... apik ya? tumbas ngene iki ndek endi? (bagus ya, beli yang seperti ini dimana.red) sambil menunjukkan layar handphonenya kepada ku. Kulihat sebuah gambar jam terbuat dari kayu dengan dua buah jarum, tanpa ada angka satu pun. Tampak unik, karena jam kayu tersebut diukir dengan penuh artistik. Cocok dipajang di ruang tamu. "Beli disitu apa gak bisa?" tanyaku kemudian. "Akun IG ini gak jual", jawab istriku. "Bikinin donk sayonk...", lanjutnya kemudian sambil merajuk manja. "Wah.. Wah... Perkara yang sulit.. Itu lubang-lubangnya dibikin pakai alat khusus, namanya mesin cutting plasma. Dan lagian suami mu ini bukan pengrajin kayu.. hehehe..", jawab ku sambil bangkit untuk kembali melanjutkan menghitung perkiraan kebutuhan bahan untuk pesanan pagar besi. Istriku cuma ketawa-ketawa aja, mungkin dia menyadari kalau aku tak mungkin m...