Kami bertemu pertama kali pada tahun 2007, di rumah budhe saya. Bukan kebetulan, tapi memang disengaja. Budhe (kakaknya ibu saya) kenal dengan ibunya dia, trus ya biasa kalau punya anak yang sudah dewasa saling bertanya-tanya, anaknya sudah menikah apa belum? sudah ada calon atau belum? dan seterusnya. sampai akhirnya percakapan tersebut menyeret nama saya (keponakannya) yang saat itu sudah lulus kuliah dan belum menikah. Maka percakapan tersebut berlanjut dengan pertemuan terencana. Pada hari yang telah ditentukan, saya bersama kedua orang tua datang ke rumah budhe. Dia datang dengan ibu dan adiknya. Maksud pertemuan tersebut sekedar bersilaturrahim, bila dirasa saling cocok bisa dilanjutkan, dan bila tidak ya sudah cukup sekedar pernah kenal saja. Isi pertemuannya cuma ngobrol santai bersama-sama di ruang tamu, dan itu pun tak lama. Sekitar satu setengah jam, dia dan keluarganya pun pamit pulang. Selanjutnya bagaimana? Ya sudah, begitu saja, sekedar bertemu tanpa ada kelanjutann...